
Proyek ini berangkat dari sebuah bangunan ruko lama yang sudah cukup lama tidak digunakan. Kondisinya masih kokoh secara umum, namun secara fungsi dan pengalaman ruang sudah tidak lagi relevan dengan kebutuhan saat ini.



Klien ingin menghidupkan kembali bangunan ini dengan pendekatan renovasi, tanpa membongkar total. Fokus utamanya adalah mengubah bangunan menjadi lebih produktif secara ekonomi sekaligus layak huni.
Bangunan lama ini memiliki beberapa masalah utama :



Pendekatan desain dimulai dari satu prinsip sederhana: bangunan lama tidak harus diganti, tapi harus “dihidupkan kembali”.
Di lantai 1, ruang ditata ulang agar srikulasi operasional lebih menyambung untuk fungsi bisnis. Area depan difokuskan sebagai ruang utama usaha, sementara area belakang diolah ulang agar tidak lagi terasa sumpek, melainkan menjadi ruang semi-private yang tetap produktif dan nyaman digunakan.
Salah satu kunci desain adalah “membuka napas bangunan” — yaitu memperbaiki aliran udara dan cahaya tanpa mengubah struktur utama secara berlebihan. Ini membuat ruang terasa lebih hidup tanpa biaya renovasi yang berlebihan.
Di lantai 2, ruang yang sebelumnya tidak aktif dihidupkan kembali dan dikembangkan menjadi area hunian baru. Hunian ini dibuat terpisah secara fungsi dari area bisnis di bawahnya, sehingga tetap memiliki kenyamanan dan privasi yang jelas.
Dari sisi struktur, dilakukan perhitungan ulang agar penambahan fungsi baru tetap efisien dan tidak membebani biaya konstruksi secara berlebihan.









Renovasi yang baik bukan soal mengubah semuanya, tapi tentang menemukan bagian bangunan yang masih bisa diselamatkan—lalu memberinya cara baru untuk bernapas dan berfungsi kembali.






Konsultasikan lahan dan budget Anda dengan perencana utama kami untuk mengadopsi solusi efisien serupa.
© 2026 punyatempattinggal.